Jembatan Juwana Ambrol

image

Rinoaprisedo.wordpress.com, Pati: Karena tidak bisa menahan
debit air Sungai Silugonggo, Jembatan Juwana
yang baru diperbaiki, pada Minggu (21/10)
akhirnya ambrol. Akibat insiden ini pekerjaan
pembangunan yang ditargetkan selesai akhir
2012 itu menjadi terhambat. Kondisi ini
semakin diperparah dengan kondisi cuaca
dan lain-lain sehingga menyebabkan
kontraktor dari Jawa Timur sebagai pelaksana
proyek tidak bisa memenuhi target yang
telah ditetapkan.
Nantinya jembatan baru ini akan difungsikan
guna memperlancar arus lalu-lintas pantura
yang melewati Kota Juwana (11 kilometer
Timur Pati) dan mengurangi beban diatas
jembatan lama. Sedangkan jembatan lama
difungsikan untuk menampung arus lintas
dari barat, yaitu Jakarta-Semarang. Untuk
saat ini jembatan lama masih menampung
dari dua arah. Akibatnya kerap terjadi
kemacetan yang dapat membahayakan
ketahanan jembatan tersebut.
Menurut Dinas PU Pati, jembatan yang kini
dibangun adalah jembatan asli. Setelah
jembatan lain dibangun dan kini digunakan,
jembatan asli sejak zaman Belanda tak
difungsikan. Tapi karena arus lalu lintas kian
padat dan kerap timbul kemacetan kronis,
maka jembatan asli dibangun kembali.

Jembatan Juwana Ambrol

image

Rinoaprisedo.wordpress.com, Pati: Karena tidak bisa menahan
debit air Sungai Silugonggo, Jembatan Juwana
yang baru diperbaiki, pada Minggu (21/10)
akhirnya ambrol. Akibat insiden ini pekerjaan
pembangunan yang ditargetkan selesai akhir
2012 itu menjadi terhambat. Kondisi ini
semakin diperparah dengan kondisi cuaca
dan lain-lain sehingga menyebabkan
kontraktor dari Jawa Timur sebagai pelaksana
proyek tidak bisa memenuhi target yang
telah ditetapkan.
Nantinya jembatan baru ini akan difungsikan
guna memperlancar arus lalu-lintas pantura
yang melewati Kota Juwana (11 kilometer
Timur Pati) dan mengurangi beban diatas
jembatan lama. Sedangkan jembatan lama
difungsikan untuk menampung arus lintas
dari barat, yaitu Jakarta-Semarang. Untuk
saat ini jembatan lama masih menampung
dari dua arah. Akibatnya kerap terjadi
kemacetan yang dapat membahayakan
ketahanan jembatan tersebut.
Menurut Dinas PU Pati, jembatan yang kini
dibangun adalah jembatan asli. Setelah
jembatan lain dibangun dan kini digunakan,
jembatan asli sejak zaman Belanda tak
difungsikan. Tapi karena arus lalu lintas kian
padat dan kerap timbul kemacetan kronis,
maka jembatan asli dibangun kembali.